Rabu, 02 Agustus 2017

Kegagalan Adipura Akibat Tidak Memenuhi Standar

Kegagalan Adipura Akibat Tidak Memenuhi Standar - Dalam hal Adipura, Bangkalan dan Pamekasan kompak. Ya, tahun ini dua kabupaten itu kembali gagal meraih penghargaan Adipura. Tidak tanggung-tanggung, sudah tiga tahun berturut-turut Bangkalan dan Pamekasan nihil Adipura.
Pemkab Pamekasan kembali gagal meraih penghargaan Adipura. Tahun ini merupakan kali ketiga berturut-turut kabupaten yang dipimpin Achmad Syafii dan Khalil Asy’ari ini tidak meraih penghargaan bergengsi tersebut. Alasannya sama. Pengelolaan sampah belum memenuhi standar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Amin Jabir mengungkapkan, alasan tidak meraih Adipura sama seperti tahun lalu. Yakni, terkendala sanitary landfill sebagai sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Dia mengakui saat ini sistem tersebut telah dioperasikan.

”Tetapi, penilaian Adipura dilakukan sebelum sistem sanitary landfill di-launching,” ujar Jabir. ”Begitu masuk tahap verifikasi, baru kami menyelesaikan sanitary landfill,” tegasnya.

Menurut Jabir, ada dua regulasi terkait Adipura. Pertama, Undang-Undang 32/2009 tentang Tata Kelola Lingkungan. Kedua, Undang-Undang 18/2008 tentang Sampah.

Kegagalan Adipura Akibat Tidak Memenuhi Standar

Jabir mengklaim sudah melaksanakan ketentuan dua undang-undang tersebut. Banyak kegiatan yang digelar guna mendukung Adipura. Di antaranya, desa/kelurahan berseri, penghijauan dalam kota, serta pembangunan sarana dan prasarana persampahan. ”Termasuk pelibatan masyarakat dalam mengelola sampah dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Pengelolaan sampah membutuhkan dana besar. Sebagaimana tercantum dalam APBD Pamekasan 2017, khusus untuk program peningkatan pengelolaan persampahan dan pertamanan saja, anggaran yang disediakan Rp 8.375.921.250. ”Setiap tahun kami tidak kurang dari Rp 4 miliar untuk tata kelola persampahan,” sebutnya. Agen Casino Terbaik

Tahun depan pihaknya optimistis Pamekasan bisa meraih Adipura. Sebab, pengelolaan sampah di TPA sudah menggunakan sistem sanitary landfill. ”Kalau tahun depan tidak meraih Adipura, berarti pengelolanya yang tidak siap. Sebab, dari segi sarana dan prasarana sudah memadai,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Limbah DLH Bangkalan Imam Syafri mengutarakan, penghargaan Adipura kembali gagal diberikan kepada Bangkalan. Dia mengaku tidak mendapatkan undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk menjelaskan konsep-konsep kebijakan lingkungan. ”Sejak 2015, kami absen Adipura,” katanya.

Kegagalan Adipura Akibat Tidak Memenuhi Standar

Namun, bukan berarti Pemkab Bangkalan tidak serius untuk meraih penghargaan bergensi tersebut. Setiap tahun standar penilaian Adipura cukup ketat dan detail. Sementara kemampuan Bangkalan belum memenuhi standar. ”Secara passing grade, kami di atas 75 persen. Namun, karena ada beberapa kategori penilaian, kami gagal meraih Adipura,” klaimnya.

Bangkalan gagal meraih Adipura karena beberapa faktor. Di antaranya, ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH). Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang mensyaratkan RTH di wilayah kota minimal 30 persen dari luas wilayah. Sementara di Bangkalan RTH baru belasan persen.

”Sekarang mulai proses hunting lokasi RTH. Selama ini kami fokus memperbaiki, menata, dan membenahi, bukan menambah RTH,” terangnya.

Hal lain yang membuat gagal Adipura yakni berkaitan dengan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang dimiliki Bangkalan. Standarnya harus sanitary landfill. Namun, TPA di Bangkalan masih control landfill. Agen Poker Terbesar di Indonesia

”Satu-satunya cara harus melakukan relokasi TPA. Kami harus konsultasi ke provinsi dulu. Sebab, TPA di Bangkalan lokasinya berada di perbukitan,” katanya.

Yang juga menjadi penilaian yakni akses jalan menuju TPA. Itu harus jalan khusus dan tidak boleh dilewati kendaraan umum. Sementara TPA di Desa Bulu, Kecamatan Socah, Bangkalan, masih jalan umum dan rusak. ”Kompleks penyebab kami tidak bisa meraih Adipura. Kami tetap yakin tahun depan dapat,” ujarnya.

Menurut Imam, sebenarnya substansi penilaian Adipura lebih kepada perilaku masyarakat di suatu daerah. Membuang sampah, misalnya. Di Bangkalan, kesadaran masyarakat masih rendah untuk membuang sampah pada tempatnya. ”Meskipun di beberapa lokasi kami sediakan tong sampah, tetap saja orang membuang sampah sembarangan,” ucapnya.

Pihaknya ingin peran serta masyarakat dalam membiasakan diri menjaga lingkungan yang bersih. Dia optimistis penghargaan Adipura bisa didapat lagi jika kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan tinggi. ”Itu yang paling penting,” tukas dia.

# Sumber

Polisi Meminta Keterangan Bukti Kejahatan Kepada Novel


Polisi Meminta Keterangan Bukti Kejahatan Kepada Novel - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto meminta penyidik senior KPK Novel Baswedan bersedia terbuka seputar dugaan keterlibatan oknum jenderal polisi dalam insiden penyiraman air keras yang ia alami pada 11 April 2017.

Menurut Rikwanto, keterangan Novel terkait dugaan tersebut dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

"Kalau itu rumor, kami akan lidik. Tapi kalau itu sudah fakta hukum dan ada alat buktinya, kami akan lakukan penyidikan," kata Rikwanto di Markas Besar Polri, Selasa (1/8).

Dia pun menyampaikan, penyidik akan kembali mendalami informasi itu dengan menemui Novel di Singapura untuk meminta keterangan, dalam waktu dekat.

Lihat juga:Soal Tim Gabungan Novel, Pimpinan KPK akan Temui Kapolri

Menurut Rikwanto, penyidik akan mengajak perwakilan dari KPK untuk mendampingi Novel.

Polisi Meminta Keterangan Bukti Kejahatan Kepada Novel

Rikwanto berharap, Novel mampu memberikan bukti-bukti yang dapat dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) sehingga penyidik dapat dilakukan penyidikan setelah pertemuan ketiga itu. Agen Bola Terpecaya

"Mudah-mudahan ada bukti-bukti memadai untuk langsung dilakukan penyidikan. Kalau pun itu belum mencukupi dugaan-dugaan tersebut, kami lakukan lidik terlebih dahulu. Didalami dulu," ucap jenderal polisi bintang satu itu.

Lihat juga:Jokowi Tak Batasi Waktu Penuntasan Kasus Novel Baswedan

Gandeng Kepolisian Australia

Lebih jauh, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu menyampaikan, penyidik baru menuntaskan satu sketsa wajah terduga pelaku penyerangan Novel. 

Dia menuturkan, Polri telah menggandeng kepolisian Australia untuk merampungkan sketsa wajah terduga pelaku lainnya.

Polisi Meminta Keterangan Bukti Kejahatan Kepada Novel

Menurutnya, kerja sama ini ditempuh karena kepolisian Australia memiliki peralatan canggih dalam membuat sketsa sesuai deskripsi para saksi. Polri berharap, tingkat kemiripan wajah terduga pelaku akan mendekati sempurna berkat kerja sama ini.

Lihat juga:Mahfud MD: Tim Gabungan Kasus Novel Baswedan Tak Pro Justitia

"Semakin halus, semakin mendekati keterangan saksi untuk menciptakan sketsa wajah yang sesuai," kata Rikwanto. Agen Casino Terbaik

Dia menambahkan, membuat sketsa pelaku tidaklah mudah. Menurut Rikwanto, saksi harus memiliki ingatan yang baik seputar peristiwa yang disaksikannya.

"Bisa jadi itu meleset. Perlu waktu untuk dia me-review kembali apa yang dilihatnya, sehingga ketepatan itu bisa dipastikan," tutur Rikwanto.

Wajah Novel disiram air keras usai salat Subuh di Masjid Al Ihsan, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Selasa (11/4).

Lihat juga:'Aktor Intelektual Kasus Air Keras Novel Untouchable'

Setelah hampir empat bulan berlalu, pihak kepolisian belum juga menemukan pelaku penyerangan Novel.

Menyikapi itu, Presiden Joko Widodo pun memanggil Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk meminta penjelasan dan segera mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. 

Tito pun telah membeberkan ciri-ciri terduga pelaku pelaku penyerangan tersebut berdasarkan informasi dari saksi penting yang melihat sosok mencurigakan lima menit sebelum kejadian penyiraman

Selasa, 01 Agustus 2017

Mengenal Kepribadian Seseorang Sulit Sukses Dalam Pekerjaan


Mengenal Kepribadian Seseorang Sulit Sukses Dalam Pekerjaan - Pengalaman dan latar belakang biasanya menjadi kunci meraih kesuksesan di dunia kerja. Namun saat ini dua hal tersebut tidak selalu menjamin kesuksesan.

Ekonom asal Harvard, David Deming, mempelajari berbagai kantor di Amaerika dari tahun 1980 sampai hari ini. Dia lantas menemukan bahwa keterampilan sosial menjadi faktor penting dalam karier daripada keterampilan teknis.

Deming juga mengungkap kalau gaji di sektor pekerjaan yang menekankan keterampilan sosial lebih cepat naik, dibandingkan kantor yang menekankan keterampilan teknis.

Keterampilan sosial merupakan bagian dari EQ (Emotional Intelligence). Dalam penelitian yang dilakukan oleh situs Talent Smart, EQ menyumbang 58 persen kesuksesan berkarier.

Ini artinya kepribadian, sama pentingnya dengan kepintaran dan pengalaman. Dan mereka yang memiliki kepribadian seperti berikut ini sulit untuk sukses.

Apa saja? Simak ulasannya seperti dikutip dari Cermati.com:

1. Pengecut Agen Casino Terbaik

Rasa takut bisa menjadi motivator paling kuat. Orang yang bisa melawan rasa takut dan berani mengambil tantangan punya kesempatan untuk sukses lebih besar daripada mereka yang penakut dan jadi pengecut.

Di kantor, mereka yang pengecut ini lebih mudah menyalahkan orang lain karena takut bertanggung jawab.

Mengenal Kepribadian Seseorang Sulit Sukses Dalam Pekerjaan

2. Pembawa pengaruh buruk

Dalam novel Harry Potter, tokoh Dementor diceritakan sebagai makhluk yang menghisap kebahagiaan orang lain. Kapanpun dia mendekat, aura rungan menjadi suram dan kebahagiaan orang tersedot.

J.K. Rowling, pengarang Harry Potter mengungkap kalau konsep tokoh Domentor terinspirasi dari jenis orang yang suka membawa pengaruh buruk pada orang sekitarnya.

Biasanya orang seperti ini menyebarkan aura negatif dengan cara mempengaruhi orang lain untuk jadi pesimistis, takut, atau tidak percaya diri.

3. Arogan Agen Poker Terbesar di Indonesia

Studi yang dilakukan University Akron Amerika menghubungkan sikap arogansi dengan banyak masalah di tempat kerja. Performa orang arogan dalam bekerja cenderung lebih rendah.

Orang arogan juga memiliki lebih banyak masalah kognitif. Masalah kognitif ini meliputi ingatan, persepsi, dan kemampuan belajar.

Mengenal Kepribadian Seseorang Sulit Sukses Dalam Pekerjaan

4. Temperamental

Banyak orang yang tidak bisa mengontrol emosi. Orang yang temperamental cenderung menyalahkan orang lain padahal dia yang berbuat salah.

Di kantor, orang seperti ini tidak akan sukses karena cenderung tidak disukai oleh rekan kerja.

5. Korban

Si korban cenderung minta dikasihani ketika diberi tanggung jawab berat. Mereka tidak melihat suatu cobaan sebagai tantangan untuk belajar, tapi sebagai kegagalan.

Selanjutnya



6. Peminta maaf

Minta maaf memang baik, tapi bukan berarti harus meminta maaf setiap waktu bahkan untuk kesalahan yang tidak diperbuat.

Orang yang tidak percaya diri selalu minta maaf jika perbuatan atau ide yang disampaikan kurang berkenan. Mereka takut gagal dan cenderung cari aman.

7. Pasrah

Pasrah di sini maksudnya orang yang rela-rela saja disuruh mengerjakan pekerjaan di luar tanggung jawabnya. Tidak hanya sekali, tapi sangat sering sehingga dia dikenal sebagai si pasrah. Misalnya disuruh mengasuh anak bos ketika diajak ke kantor, sampai dilimpahkan setumpuk pekerjaan oleh teman yang cuti.

Pasrah juga bisa berarti terlalu nyaman dengan keadaan sehingga kariernya di situ-situ saja. Ketika dipecat atau gaji dipotong, dia menerima keadaan tanpa sedikit pun mempertanyakan.

# Sumber

Mencermati Penyimpangan Konflik Antara Dua Lembaga Negara


Mencermati Penyimpangan Konflik Antara Dua Lembaga Negara - Pemerintah mempunyai pekerjaan rumah menata kelembagaan negara.
Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir konflik antar lembaga negara.

Direktur Eksekutif Indonesia Institute and Public Policy, Taufan Hunneman mengatakan konflik antar lembaga negara terjadi di setiap era, antara Mahkamah Agung dan Komisi Yudisial, DPR dan KPK, DPR dengan presiden atau DPR dan DPD yang mewarnai sistem politik.

"Pekerjaan rumah yang belum adalah penataan kelembagaan negara. Salah satunya trias politika yang tidak seimbang antar kelembagaan. Sejak era orde baru lebih condong ke executive heavy dan kini lebih condong ke legislative heavy," tutur Taufan, Senin (31/7/2017).

Mencermati Penyimpangan Konflik Antara Dua Lembaga Negara

Dia menjelaskan, ketidakstabilan kelembagaan negara ini dikarenakan tidak adanya penataan kelembagaan yang dapat membuat pemisahan kekuasaan menjadi efektif.

Baca: Fahri Hamzah: Ngeri di Indonesia Ini, Lembaga-lembaga Negara Saling Gigit!
Sehingga, dia menilai, perlu dipikirkan regulasi yang mengatur negara dengan prinsip pemisahan yang sangat jelas. Agen Bola Terpecaya

Dia menyoroti diskursus mengenai perlunya ada kelembagaan tertinggi negara namun dengan paradigma baru MPR bukan yang dipahami di era Suharto maupun MPR hasil amandemen UUD 1945.

"Pelembagaan MPR dengan format baru sebagai lembaga tertinggi merumuskan GBHN dan menetapkan hanya saja MPR bukan lembaga yang diisi oleh para politisi dari parpol yang dominan melainkan perwakilan masyarakat Indonesia," kata dia.

Mencermati Penyimpangan Konflik Antara Dua Lembaga Negara

Menurut dia, MPR sebagai wujud dari kerakyatan dan permusyawaratan sehingga bicara sila keempat menganut spirit musyawarah untuk mufakat. Sebab demokrasi Indonesia bukan one man one vote.
Baca: Pengamat: Ujung-ujungnya Semua Lembaga Negara Akan Diisi oleh Partai Politik
Melainkan demokrasi mengusung spirit musyawarah mufakat karena itu penataan kelembagaan harus segera dimulai agar ke depan mempunyai satu sistem kepresidensiilan yang stabil secara kelembagaan. Agen Casino Terbaik

Oleh karena itu, dia menganjurkan adanya revisi amandemen UUD 1945 secara terbatas yaitu terkait soal kedudukan san fungsi MPR sebab untuk mengatasi tantangan global.
"Semakin terbukanya setiap negara maka di perlukan satu sistem politik yang stabil karena itu mewacanakan kembali MPR sebagai lembaga tertinggi negara dengan tugas dan fungsi yang terbatas serta dengan komposisi yang berbeda saat era orde baru perlu di diskusikan," tambahnya.

Semoga Kasus Novel Baswedan Bisa Terungkap !!!!!


Semoga Kasus Novel Baswedan Bisa Terungkap !!!!! - Setelah dua bulan tak ada kabar, kemarin Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian akhirnya mempublikasikan sketsa wajah seorang pria yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras ke wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, pada 11 April dinihari lalu.

Pengumuman ini disampaikan Tito di Istana Merdeka setelah dipanggil Presiden Joko Widodo. Presiden, kata Tito, secara khusus meminta polisi segera mengungkap kasus ini sampai tuntas.

Publik tentu mengapresiasi perkembangan terbaru penyidikan kasus ini. Namun, sayangnya, temuan itu terlampau minim dan terlambat untuk disebut sebagai hasil investigasi yang signifikan. Apalagi polisi sebenarnya sudah menyusun sketsa wajah ini dari keterangan sejumlah saksi, sejak berpekan-pekan yang lalu. Tak kunjung diumumkannya hasil sketsa polisi sampai kemarin memicu banyak pertanyaan soal keseriusan kerja penegak hukum.

Dengan segala hormat, Kapolri Tito dan Presiden Joko Widodo tampaknya kurang menyadari arti penting pembentukan tim independen dalam penyidikan kasus Novel. Kasus ini bukanlah perkara kriminalitas biasa. Penganiayaan atas penyidik senior KPK yang membongkar banyak korupsi kakap ini merupakan serangan langsung ke ulu hati Komisi.

Semoga Kasus Novel Baswedan Bisa Terungkap !!!!!

Ini adalah teror untuk gerakan antikorupsi di Indonesia. Membiarkan penyidikan berlarut-larut dan terus menolak desakan pembentukan tim independen hanya akan membuat khalayak semakin kehilangan harapan.Agen Poker Terbesar di Indonesia

Pembentukan tim independen akan meningkatkan transparansi proses penyidikan. Terdiri atas tokoh-tokoh masyarakat sipil yang tepercaya untuk mengawasi kerja kepolisian, mereka bisa menjamin tak ada intervensi dari mana pun dalam kerja polisi menemukan pelaku.

Keberadaan tim independen bahkan bisa berpengaruh positif untuk meningkatkan citra kepolisian yang membaik belakangan ini.
Presiden berkali-kali menegaskan bahwa pembentukan tim independen tak diperlukan karena dia percaya kepolisian mampu menemukan pelaku penyiraman air keras yang nyaris membutakan kedua mata Novel.

Semoga Kasus Novel Baswedan Bisa Terungkap !!!!!

Kapolri menyatakan hal senada. Keduanya seakan-akan lupa bahwa ada unsur-unsur di tubuh penegak hukum sendiri yang tak suka kepada KPK dan kewenangannya yang luar biasa dalam menyelidiki dan menyidik kasus korupsi. Agen Bola Terpecaya

Ketidaksukaan itu bermula dari tindakan KPK yang berani menjebloskan sejumlah petinggi polisi ke bui atau menyatakan mereka sebagai tersangka, seperti dalam kasus Irjen Djoko Susilo dan Jenderal Budi Gunawan.

Memungkiri fakta itu mengindikasikan sikap masa bodoh, atau setidaknya naif. Jika pelaku penyerangan Novel sampai tak terungkap, seperti kasus penganiayaan terhadap aktivis Indonesia Corruption Watch, Tama Satrya Langkun, tujuh tahun yang lalu, nasib pemberantasan korupsi bakal benar-benar di ujung tanduk.

Agar kepercayaan publik tak merosot sampai ke titik nadir, Kapolri dan Presiden perlu berbesar hati menerima gagasan pembentukan tim independen.

# Sumber

Kerja Sama Demi Memperkuat Ekonomi Kelautan Nasional


Kerja Sama Demi Memperkuat Ekonomi Kelautan Nasional - Dalam rangka mendukung program pemerintah disektor kelautan dan perikanan, PT Pertamina (Persero) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menandatangani kesepakatan dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan.Agen Casino Terbaik

Penandatanganan ini dilakukan Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik dan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti ini, untuk membangun sinergi dan memperkuat kedua lembaga dalam pengembangan Sumber Daya Manusia, Teknologi dan Informasi, pemasaran, sarana dan prasarana, program Corporate Social Responsibility (CSR), dan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi nelayan.

Kerja Sama Demi Memperkuat Ekonomi Kelautan Nasional

Massa Manik mengatakan, Pertamina akan mendukung Pemerintah dengan memperkuat program ekonomi kelautan, baik dari sisi penyediaan BBM untuk nelayan, sharing tentang sistem pemasaran, dan dukungan permodalan melalui program kemitraan.

"Kami tentunya berbahagia bisa menjadi satu bagian yang ikut mendukung program Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jumlah pulau kita, 17 ribu lebih dengan garis pantai hampir 81 ribu ini merupakan satu wilayah dengan potensi yang harus digali lebih jauh lagi," ungkap Massa Manik dalam keterangan resmi, Senin (31/7/2017).

Sebagai sumber energi bagi bangsa ini, lanjut Massa Manik, Pertamina mengemban tugas untuk menjamin kebutuhan energi nasional. Agar pembangunan tetap berkelanjutan, maka suplai energi tidak boleh terganggu. Karena bila pembangunan nasional terganggu, maka tidak menutup kemungkinan bahwa reputasi bangsa Indonesia juga akan terganggu dan akan kalah bersaing dalam persaingan global. Agen Poker Terbesar di Indonesia

Kerja Sama Demi Memperkuat Ekonomi Kelautan Nasional

“Pertamina sangat membuka diri untuk bekerjasama dengan pihak lain dalam rangka memperkuat pondasi perusahaan dalam rangka mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki masing-masing pihak untuk keuntungan bersama,” tegasnya.

Dalam penandangan kesepakatan yang dihadiri jajaran eselon satu Kementerian dan Kelautan serta Direktur Pemasaran Pertamina, Muhammad Iskandar dan Direktur SDM, Teknologi Informasi & Umum Pertamina, Dwi Wahyu Daryoto, Menteri Susi menyambut positif dukungan Pertamina sebagai BUMN Migas nasional untuk memperkuat sektor kelautan dan perikanan.

Menurutnya, kesepakatan ini akan menjadi tahapan penting untuk mengembangkan perekonomian nasional."Penandatangan MoU antara Pertamina dan KKP ini adalah salah satu step dalam pelaksanaan realisasi dari pengembangan industri perekonomian Indonesia di bidang perikanan," jelas Susi.

# Sumber

Miris !!!!! Setelah Resmi Bercerai Suami Musdalifah jatuh Sakit


Miris !!!!! Setelah Resmi Bercerai Suami Musdalifah jatuh Sakit - Kabar berhembus mengungkap suami ketiga Muzdalifah, Khairil Anwar menderita sakit cukup parah pasca-digugat cerai. Berita mengatakan Khairil terkejut setengah mati saat tahu mantan istri Nassar itu melayangkan surat talak diusia pernikahan belum genap dua bulan.

Dimintai tanggapan ihwal penyakit yang diderita Khairil, Muzdalifah akhirnya buka suara. Ibu lima orang anak itu rupanya tidak tahu menahu ihwal sakit yang dimaksudkan. Pasalnya, berdasarkan informasi terakhir yang didapat, Khairil tengah berada di luar kota untuk perjalanan dinas.

(Baca Juga: Kacau! Khairil Anwar Kenalkan Istri Pertama ke Muzdalifah Sebagai Karyawan)

"Aku engga tahu ya (soal sakit). Tadi bukannya sakit ya, dia keluar kota yang aku dengar," ungkap Muzdalifah saat dijumpai di Pengadilan Agama Tangerang pada Senin (31/7/2017).

Berstatus sebagai suami-istri, Muzdalifah justru jarang berkomunikasi dengan Khairil secara langsung. Terhitung, ia sudah putus komunikasi dengan Khairil sejak lama sehingga wajar apabila dirinya tidak mengetahui kabar terkini pria yang mempersuntingnya 22 Mei lalu.

Miris !!!!! Setelah Resmi Bercerai Suami Musdalifah jatuh Sakit

"Aku jarang sudah lama engga komunikasi," sambungnya.

(Baca Juga: Seminggu Setelah Nikah, Muzdalifah Sudah Cekcok dengan Suami)

Khairil sendiri pun tidak tampak hadir di ruang sidang cerai yang di gelar hari ini. Hanya terlihat kuasa hukum Khairil yang menghadapi Muzdalifah di meja pengadilan. Kata Muzdalifah, Khairil sengaja absen lantaran sedang berada di luar kota.

"Tadi sih aku tanya katanya lagi keluar kota. Ya sudah yang penting kan kita udah memenuhi panggilan bahwa hari ini ditentukan sidang ya. Ya makanya aku menghormati. Ya engga tau ya mungkin diwakilkan pengacaranya," imbuhnya.

(Baca Juga: Mantan Adik Ipar Suami Muzdalifah Siap Tempuh Jalur Hukum)

Alasan Muzdalifah mantap berpisah dengan suami ketiganya itu gara-gara merasa kehidupan rumah tangganya tidak harmonis. Ia pun menyebutkan Khairil berbohong soal status duda yang disandangnya. Padahal nyatanya ia sudah memiliki istri sah.

Tidak hanya itu saja, Muzdalifah pun masih harus berhadapan dengan sejumlah kasus yang menimpa Khairil termasuk soal hutang-piutang selama menjalani biduk rumah tangga. Tentu Muzdalifah merasa sangat lelah. Agen Bola Terpecaya

Miris !!!!! Setelah Resmi Bercerai Suami Musdalifah jatuh Sakit

Oleh karena itu, saat disinggung masalah banyaknya hutang Khairil, ia tidak mau berkomentar banyak. Agen Casino Terbaik

(Baca Juga: TERUNGKAP! Ini Alasan Muzdalifah Mantap Ceraikan Sang Suami)

"Sudahlah aku engga mau buka aib seperti itu. Karena ya kan engga baik. Ya meskipun ada (yang tagih hutang dia ke saya) tapi saya engga mau beberkan semuanya. Yang penting ini (masalah) cepat selesai aja," jelasnya.

Muzdalifah sendiri dinikahi Khairil dengan mahar emas seberat 100 gram pada 22 Mei 2017. Belum genap dua bulan membina rumah tangga, Muzdalifah memutuskan melayangkan surat talak pada 7 Juli 2017. Namun akhirnya gugatan tersebut dicabut dan diganti dengan gugatan baru yakni pembatalan pernikahan per hari ini.

Tuntutan pembatalan pernikahan yang dilayangkan Muzdalifah mengacu terhadap Undang-Undang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1964 jo Komplikasi Hukum Islam pasal 71 huruf (a) dan Pasal 72. Khairil dianggap melanggar kedua pasal tersebut dalam membina rumah tangga.

Sejatinya, hubungan mereka sudah tidak harmonis sedari awal. Terbukti saat merayakan Idul Fitri, Khairil menghilang entah kemana. Ia juga jarang pulang ke rumah Muzdalifah yang berada di kawasan Benda, Kota Tangerang.

# Sumber