Jusuf Kalla Buka Bali Democracy Forum - WAKIL Presiden Jusuf Kalla membuka Forum Demokrasi Bali atau Bali Democracy Forum (BDF) ke-10 dengan menekankan nilai demokrasi yang semestinya dinamis dan sesuai dengan kondisi masing-masing negara.
"Demokrasi itu dinamis, tidak boleh satu, menjadi all size dilakukan satu cara, tidak begitu! Harus sesuai dengan kondisi masing-masing," kata Wapres di Gedung Indonesia Conference and Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Banten, Kamis (7/12).
Wapres Jusuf Kalla juga menyampaikan sejak penyelenggaraan BDF pertama pada 2008 hingga ke-10 di 2017, forum tersebut selalu memberikan manfaat bagi perkembangan demokrasi karena pandangan-pandangan dari berbagai negara tersampaikan.Agen Bola Terpercaya
BDF Bagian Tunis diselenggarakan pada 2 Oktober 2017 sebagai langkah pengarusutamaan demokrasi di kawasan Afrika Utara. Pada pelaksanaan BDF
ke-10, Menteri Luar Negeri Tunisia Khemaies Jhinaoui akan menyampaikan laporan penyelenggaraan BDF Chapter Tunis.Agen Casino Terbaik
BDF ke-10 mengambil tema "Does Democracy Deliver?" atau "Apakah Demokrasi Tersampaikan?" dan diikuti 100 delegasi, termasuk Indonesia dan tujuh organisasi internasional.
Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI Cecep Herawan, tema tersebut sesuai dengan pernyataan Wapres Jusuf Kalla bahwa demokrasi merupakan proses yang dinamis dan tidak final.Agen Poker Indonesia Terbesar
"Tidak ada demokrasi yang dinilai paling baik, kita sama-sama belajar melalui forum ini," kata dia.
Cecep menambahkan BDF ke-10 memiliki konsep berbeda dari forum-forum sebelumnya dengan adanya forum pemuda demokrasi Bali atau "Bali Youth
Democracy Forum" dan format diskusi panel antardelegasi. (OL-6)
#Sumber
0 comments:
Posting Komentar