Sabtu, 05 November 2016

Berasal dan kembali ke tanah

Berasal dan kembali ke tanah


Hidup hanya Sementara - Makhluk bernyawa pasti mengalami mati. Dan tibanya kematian seseorang tidak disangka-sangka. Memang kematian merupakan ketetapan Allah yang tidak bisa ditawar lagi. Sekalipun manusia tidak mengetahui kedatangan mati, namun yang jelas semua makhluk bernyawa pasti mengalami mati.

Semua makhluk  tak terkecuali akan musnah, sekalipun makhluk ghaib pada saatnya nanti. Hanya Tuhan yang maha tahu. Jika ajal menjeput kita, dimana anda berada pasti datang. Kematian seseorang tidak bisa ditunda dan diajukan sedikitpun dan memang semua itu sudah diatur sedemikian oleh Tuhan yang maha kuasa

Walaupun kita sembunyi digedung yang tinggi lagi kokoh, bila ajal tiba, maka kesembunyian itu tak ada artinya, dan pasti menemuinya maut.

Mati berarti terpisahnya antara jasad dan ruh dalam jangka waktu tertentu, karena pada saat manusia dibangkitkan dalam kuburnya maka ruh dan jasad akan menyatu kembali. Ketahuilah setelah ruh pisah dengan jasadnya, tidak berarti persoalan yang di hadapi selesai sampai di situ, akan tetapi, jasad dalam kubur ditanya oleh makaikat  Di alam kubur inilah manusia tidak lepas dari persoalan-persoalan lainya. Dan pada alam kubur itu manusia hidup yang ketiga tingkatan


Dengan menyadari kejadian yang pasti menimpa seseorang, maka kita harus berusaha yang optimal untuk berlomba dalam amal kebajikan. Dan semua itu merupakan bekal untuk menghadapi kematian. Kebahagiaan yang akan dirasakan seseorang tergantung amal usaha yang baik tatkala hidup di dunia. Namun sebaliknya kehinaan serta kesengsaraan di alam kubur dan alam akhirat tergantung kejekan amal usahanya tatkala hidup di dunia. Jadi hidup di dunia inilah sebagai penentu beruntung atau celakanya seseorang di akhirat kelak. Karena dunia adalah tempat menanam untuk bekal di akhirat.

0 comments:

Posting Komentar