Senin, 25 September 2017

Pembangunan KA Trans Sumatera Terhambat Pembebasan Lahan


Pembangunan KA Trans Sumatera Terhambat Pembebasan Lahan - Rencana pembangunan Kereta Api Trans Sumatera terus dilakukan, namun terkendala dalam beberapa hal, termasuk salah satunya pembebasan lahan.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Keselamatan Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara, Iskandar mengatakan, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara saat ini sedang melakukan pengerjaan rel kereta api dari arah bawah dan arah atas.

"Kendala terbesar dari pengerjaan Kereta Api Trans Sumatera ini adalah pembebasan lahan," kata Iskandar, Senin (25/9). Agen Bola Terpercaya

Pembangunan KA Trans Sumatera Terhambat Pembebasan Lahan

Disebutkan, apalagi dalam pembebasan lahan melibatkan instansi pemerintahan daerah dan juga masyarakat, sehingga memerlukan waktu yang cukup panjang. Saat ini sedang dilakukan pengerjaan Binjai-Besitang dengan panjang sekitar 80 kilometer. Agen Casino Terbaik

"Kemudian juga sedang dilakukan pengerjaan untuk Besitang-Sei Liput, serta juga pembangunan di Rantau Prapat menuju Kota Pinang sepanjang 48 kilometer," sebutnya.

Diterangkan, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Utara memang mendapatkan arahan dari pusat untuk memprioritaskan program kereta api Trans Sumatera.

Pembangunan KA Trans Sumatera Terhambat Pembebasan Lahan

"Jika berjalan lancar mulai dari pembebasan tanah hingga dana pengerjaan maka kereta api Trans Sumatera, dalam dua atau tiga tahun ke depan pasti sudah selesai," terangnya.

Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi disela-sela kunjungan ke Kampung Berseri Astra di Cengkeh Turi Binjai menjelaskan, proyek pengerjaan jalur kereta api trans Sumatera yang digagas Presiden Joko Widodo dari Medan menuju Langkat, dan langsung ke Aceh tersebut adalah proyek prioritas.Agen Poker Indonesia Terbesar

"Pengerjaan kereta api Trans Sumatera akan diprogramkan terus. Kalau pun ada berhenti hanya masalah dokumentasi saja," kata Budi Karya.

(rzp/csp)

# Sumber

0 comments:

Posting Komentar