Minggu, 04 Juni 2017

Sandiaga Uno Berharap Tidak Akan Lagi Bedeng Liar di Kolong Tol


Sandiaga Uno Berharap Tidak Akan Lagi Bedeng Liar di Kolong Tol - Bedeng-bedeng liar kembali muncul di kawasan Kalijodo. Menurut Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno kondisi tersebut tidak akan terulang lagi.

Sandiaga Uno Berharap Tidak Akan Lagi Bedeng Liar di Kolong Tol


"Saya dukung langkah ya Pak Jarot untuk ditertibkan lagi, jangan sampai tidak tertib kembali," ujar Sandiaga di Hotel Ambhara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Diakui Sandiaga, proses penertiban ulang tentu akan memakan ongkos yang tidak sedikit. Untuk itu dirinya akan memastikan agar tidak kembali terulang.

"Jadi kemarin sudah tertib dan dipastikan jangan terulang lagi. Ongkos untuk diterbitkannya juga sudah sangat tinggi, jadi lebih baik jangan sampai terulang lagi," imbuhnya.

Sebelumnya, Sandiaga menegaskan akan melakukan pembenahan bedeng-bedeng liar di kolong Tol Pluit-Tomang dengan cara menindak seperti lokalisasi di Dolly, Jawa Timur.

"Saya prihatin karena yang dilakukan perlu solusi jangka panjang. Seperti apa yang terjadi di Dolly, itu sistemnya yang dibenahi, bukan hanya solusi sak jek sak nyek tapi berkepanjangan," kata Sandiaga di kawasan Tamansari, Jakarta Barat

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana (Lulung) meminta agar pemerintah DKI Jakarta mendatang lebih konsisten dalam menangani tata kelola tempat tinggal seperti contohnya bedeng-bedeng liar.

"Harus konsisten dengan penataannya, pengawasannya. Kenapa ada di situ? Kalau pendatang diarahkan ke Dinsos, kalau sudah didata ya ditempatkan sesuai tempatnya," imbuh Lulung

Disamping itu personel Satpol PP tiba di kolong Tol Kalijodo, Jumat (2/6/2017) sekitar pukul 14.30 WIB. Wakasatpol PP Hidayatullah bersama beberapa anggotanya lalu masuk ke kawasan rumah bedeng untuk melakukan negosiasi. Sementara personel lainnya tampak berjaga di pinggir jalan.



Negosiasi tampaknya tak berhasil. Para personel Satpol PP meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.30 WIB.

"Ya kita tertibkan cuma sekarang pasukan tidak seimbang, jadi sementara kita mundur dulu dan kita buat laporan lagi," kata Hidayatullah di lokasi.

Hidayatullah mengatakan ada 300 personel Satpol PP yang dikerahkan hari ini. Namun, lanjutnya, jumlah penghuni rumah bedeng lebih dari 300 orang.

"Belum ada yang dibongkar memang. Ini bukan berarti pol pp kalah perang ya, kita lihat situasi dan kondisi juga, jangan sampai masyarakat kena, dan kita juga aparat jangan sampai kena," ujarnya.

Dia belum mengetahui apakah besok akan ke datang lagi untuk melakukan pembongkaran. Mereka masih akan berkoordinasi dengan pimpinan.

0 comments:

Posting Komentar