Kamis, 14 September 2017

Sikap dan Langkah Jokowi dari Parpol Pendukung Terhadap KPK


Sikap dan Langkah Jokowi dari Parpol Pendukung Terhadap KPK - Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris mengatakan, Presiden Joko Widodo perlu mengambil sikap dan langkah tegas dengan menekan partai politik pendukungnya.

Hal ini harus dilakukan Jokowi agar partai pendukung pemerintah tidak justru ikut-ikut menganggu kerja dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Agen Bola Terpercaya

"Jokowi mesti memanfaatkan posisinya untuk menekan koalisi pendukung supaya tidak ganggu KPK," kata Haris di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

"Jadi kalau kemudian Pansus tak menemukan sesuatu yang signifikan maka bubar saja. Sebab banyak utang politik anggota dewan, utang di bidang legislatif," kata dia.

Sikap dan Langkah Jokowi dari Parpol Pendukung Terhadap KPK

Haris mengatakan, Jokowi juga perlu menekan partainya untuk memperkuat KPK.
"Saya kira Presiden sebaiknya juga menekan parpol-parpol koalisi pendukungnya untuk memperkuat KPK," kata dia.
Tidak menutup kemungkinan, sikap Jokowi yang kurang tegas dalam membela KPK saat ini karena takut ditinggal partai politik pendukungnya.

Apalagi, dua basis terbesar dukungannya yakni PDI Perjuangan dan Golkar berada di balik Pansus Angket KPK . Agen Casino Terbaik
"Bisa jadi demikian. Tapi kalau itu betul maka itu adalah kekawatiran yang tidak beralasan sama sekali," kata Haris.
Padahal, menurut Haris, Jokowi hanya perlu fokus bekerja untuk menunjukkan performanya, demi mendapatkan dukungan penuh di Pemilu Presiden 2019 mendatang.

"Ibarat gula, maka semut akan datang sendiri. Jadi tak pada tempatnya kalau Presiden punya kekawatiran seperti itu," kara Haris.
Sebelumnya, Jokowi menegaskan, sebagai lembaga yang diberi amanat undang-undang untuk memberantas korupsi, peran KPK harus terus diperkuat.

Sikap dan Langkah Jokowi dari Parpol Pendukung Terhadap KPK

"Perlu saya tegaskan bahwa saya tidak akan membiarkan KPK diperlemah. Oleh sebab itu kita harus sama-sama menjaga KPK," ujar Jokowi seperti dikutip dari siaran pers resmi Istana, Senin (11/9/2017). Agen Poker Indonesia Terbesar
Baca: Pemerintah Sisir Pulau Tidak Berpenghuni untuk Relokasi Narapidana

Apalagi, dalam menjalankan tugas dan wewenangnya, KPK bersifat independen dan bebas dari kekuasaan mana pun.
Dengan demikian, tidak heran jika lembaga antirasuah tersebut mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat.
Namun, Jokowi tidak menjelaskan upaya penguatan apa yang dilakukan, di tengah adanya dugaan upaya memperlemah KPK melalui Pansus Angket KPK di DPR.

Jokowi hanya mengingatkan bahwa korupsi adalah kejahatan luar biasa sehingga harus diberantas.
Berita ini sudah tayang di kompas.com berjudul Jokowi Harus Tertibkan Parpol Pendukungnya yang Usik KPK

# Sumber

0 comments:

Posting Komentar